28 JULI 2015 PENUTUPAN DIKLAT BAGI PENGRAJIN FURNITURE 1 editKota Kupang (28/07). Pengrajin furniture Kota Kupang diminta untuk bisa bersaing dengan pengrajin asal luar daerah yang sudah lebih dulu ada. Imbauan tersebut disampaikan Walikota Kupang, Jonas Salean,SH,M.Si saat menutup kegiatan pendidikan dan pelatihan furniture dari kayu bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di aula SMK Negeri 4 Kupang, Rabu (28/7). Program ini menurutnya merupakan upaya Pemkot Kupang dalam meningkatkan pendpatan ekonomi warga.

Kepada para peserta pelatihan Walikota minta agar jangan sampai ilmu yang diperoleh selama pelatihan tidak hilang, apalagi sudah diberikan bantuan peralatan yang diharapkan bisa dimanfaatkan secara baik. Kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Walikota minta agar ke depan tidak hanya memberikan bantuan peralatan tapi juga modal kerja untuk memulai usaha. Namun Walikota juga menyarankan alternatif lain bagi para pengrajin untuk memperoleh modal yakni mengajukan permohonan untuk menerima dana PEM yang sudah digelontorkan Rp 500 juta per kelurahan. Untuk itu para pengrajin diminta untuk berkoordinasi dengan pihak kelurahan.

28 JULI 2015 PENUTUPAN DIKLAT BAGI PENGRAJIN FURNITURE 2 editKepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang, Drs. Mesakh R. Bailaen selaku penyelenggara pelatihan tersebut menyampaikan kegiatan ini didasarkan pada pertimbangan bahwa pembangunan ekonomi nasional khususnya ekonomi di Kota Kupang perlu didukung oleh industri yang tangguh dan diharapkan menjadi sektor utama yang dapat mendorong percepatan pencapaian target bidang industri, khususnya industri kecil dan menengah yang salah satunya adalah industri meubel atau furniture kayu.

Pelatihan sudah berlangsung sejak 29 Juni hingga 14 Juli kemudian dilanjutkan pada tanggal 22 hingga 28 Juli 2015. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan di bidang manajemen usaha dan meningkatkan keterampilan di bidang pembuatan furniture sehingga diharapkan mampu bersaing di pasaran. Di akhir pelatihan 20 orang pesertanya dibekali dengan peralatan pembuat meubel seperti skap listrik dan bor listrik. (hum@spro)