26 SEPTEMBER 2015 BAKSOS DALAM RANGKA HUT KE-70 TNI 1 editKota Kupang (28/09/2015). Pantai merupakan salah satu aset penting Pemerintah Kota Kupang yang perlu dijaga. Dalam rangka memeriahkan HUT TNI ke-70 yang jatuh pada tanggal 5 Oktober mendatang, Pemkot Kupang bersama pasukan TNI dari Korem Wirasakti Kupang dan Lantamal Kupang menggelar kegiatan penanaman anakan bakau di pesisir pantai Pohon Duri Kota Kupang.

26 SEPTEMBER 2015 BAKSOS DALAM RANGKA HUT KE-70 TNI 2 editKegiatan yang berlangsung pada Sabtu, (26/9) itu tak hanya dihadiri oleh unsur TNI dan pegawai Pemkot tapi juga oleh masyarakat dan para pelajar. Walikota Kupang, Jonas Salean, SH, M.Si pada kesempatan tersebut mengakui pentingnya penanaman bakau di daerah pesisir pantai. Pemkot Kupang sudah berulang kali melakukan penanaman di lokasi pesisir pantai sepanjang 4 km. Sayangnya masyarakat Kota Kupang belum terlalu memahami fungsi penting bakau tersebut sehingga sering ditebang dan dijadikan sebagai kayu bakar.

Walikota menegaskan yang terpenting bukan hanya sekedar menanam tapi juga perlu pemeliharaan agar tanaman bakau tersebut bisa terjaga dan berkembang biak. Walikota juga berterima kasih kepada TNI yang telah berkenan membantu masyarakat Kota Kupang lewat kegiatan penanaman bakau tersebut.

26 SEPTEMBER 2015 BAKSOS DALAM RANGKA HUT KE-70 TNI 3 editPentingnya memelihara tanaman bakau juga disampaikan Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang, Brigjen TNI Heri Wiranto. Menurutnya kegiatan yang sama tidak hanya diselenggarakan di Kota Kupang saja, tapi juga di seluruh kabupaten/kota se-NTT, bahkan seluruh Indonesia. Diakuinya, tanaman bakau penting untuk mencegah abrasi di wilayah pesisir pantai. Penghijauan juga mereka lakukan di daerah pegunungan. "Kita bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan bagi generasi muda di masa mendatang," tegasnya.

Kepala BLHD Provinsi NTT, Frederik Tielman yang turut hadir pada kesempatan tersebut mengakui belakangan ini persoalan menyangkut lingkungan hidup terus meningkat. Pencemaran mengakibatkan menurunnya kualitas media lingkungan baik udara, air maupun tanah. Karena itu kegiatan semacam ini perlu terus dilaksanakan secara rutin. Kegiatan penanaman seribu anakan bakau tersebut ditandai dengan penanaman secara simbolis oleh Walikota Kupang, Danrem 161 Wirasakti dan perwakilan dari Danlatamal. (hum@s)