• 01.png
  • 02.png
  • 03.png
  • 04.png
  • 05.png
  • 06.png
  • 07.png

Kota Kupang (2/10/2015). Setelah melalui masa persidangan II selama kurang lebih tiga pekan, pada Kamis (01/10) sekitar pukul 11.00 Wita, DPRD Kota Kupang menggelar rapat paripurna penutupan sidang. Dikesempatan tersebut, pimpinan sidang, Ketua DRPD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe, S.Sos juga sekaligus membuka masa persidangan III DPRD tahun 2015. Paripurna yang dihadiri semua pimpinan dan anggota DPRD Kota Kupang turut dihadiri Walikota Kupang, Jonas Salean, SH., M.Si, Sekda Kota Kupang dan jajaran Pemkot Kupang.

Ketua DPRD Kota Kupang dalam sambutannya meminta agar Pemkot Kota Kupang segera mengeksekusi semua program dan kegiatan yang telah disepakati bersama. ”Saya perlu mengingatkan bahwa kebanggan kita bukan terletak pada keberhasilan menetapkan perubahan APBD akan tetapi terletak pada proses dan hasil implementasinya yang harus sesuai dengan sasaran dan peruntukan,” katanya. Beliau juga mengingatkan agar Pemkot terus melakukan koordinasi dan meningkatkan efektifitas pelaksanaan program dan kegiatan yang telah ditetapkan dalam perubahan APBD terutama kegiatan-kegiatan fisik yang waktu efektif di tahun anggaran 2015 hanya tiga bulan.

Terkait dengan masa persidangan III, Loudoe mengatakan merujuk pada Permendagri nomor 52 tahun 2015 tentang pedoman penyusunan APBD tahun 2016, maka pemerintah perlu menyampaikan RAPBD tahun 2016 kepada DPRD di minggu pertama bulan Oktober 2015. Hal ini dilakukan agar pengambilan keputusan bersama DPRD dan Walikota Kupang paling lambat 30 November 2015. Dengan demikian penetapan tentang APBD dan Rancangan Perwali tentang penjabaran APBD sesuai hasil evaluasi dapat dilaksanakan pada akhir Desember 2015.

 Walikota dalam sambutannya, mengatakan dalam segala keterbatasan pemerintah tetap konsisten untuk menggunakan sumberdaya pendapatan daerah dengan memperhatikan aspek daya guna dan hasil guna demi meningkatkan kesejahteraan warga Kota Kupang. Hal ini menurut Walikota, dapat dilihat dari anggaran pendapatan tahun 2015 sebelum perubahan sebesar Rp. 990.480.681,46 setelah perubahan menjadi Rp. 1.37.957.615.713,39. Sedangkan belanja daerah sebelum perubahan sebesar Rp. 1.13.38.477.666 dan setelah perubahan meningkat menjadi Rp. 1. 158.774.432.404,44.

Terhadap hal diatas, Walikota katakan pemerintah akan terus berupaya mengoptimalkan pelaksanaan setiap program dan kegiatan pembangunan yang telah disepakati sesuai kaidah-kaidah anggaran. Walikota juga mengharapkan dukungan dan kerjasama dari DPRD dalam bentuk pengawasan. ”Agar pelaksanaan pembangunan kedepan tetap mengacu pada aturan yang berlaku dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas untuk mencapai kesejahteraan rakyat,” ucapnya.

Terkait pembukaan masa persidangan III tahun 2015, dikatakan Walikota hal tersebut menandai babak baru dalam hubungan kemitraan pemerintah dan DPRD yang menunjukkan tanggungjawab, tekad dan komitmen bersama atas aspek ketepatan waktu sebagaimana regulasi yang berlaku. Dalam masa persidangan ini pemerintah akan mengajukan RAPBD tentang APBD Kota Kupang tahun 2016 dan beberapa rancangan perda lainnya yang masuk dalam program legislasi daerah 2015 untuk ditetapkan bersama DPRD. (hum@s&protokol)

Pengumuman

Fasilitas

Pijat & SPA

Perbankan

Tempat Bermain Anak

Tempat Fitness

Biliar

Rumah Makan