8-OKTOBER-2015-WALIKOTA-BERKANTOR-DI-KELURAHAN-MANUTAPEN-111Kota Kupang (9/10/2015). Walikota Kupang, Jonas Salean, SH, M.Si kembali berkantor di kelurahan. Kali ini giliran Kelurahan Manutapen, Kecamatan Alak yang dikunjungi. Kamis (8/10) Walikota yang didampingi Lurah Manutapen, Camat Alak dan sejumlah pejabat di lingkup Pemkot Kupang bertatap muka dengan kurang lebih 300-an warga.

Sejumlah persoalan dikemukakan dalam dialog tersebut. Terutama soal sejumlah fasilitas umum yang belum mendapat perhatian, seperti penerangan jalan, perhatian untuk rumah ibadat, ruas jalan yang belum di-lapen. Warga juga meminta walikota untuk memperhatikan ketersediaan air bersih. Di kesempatan itu, warga juga memberi apresisasi terhadap program walikota yang sudah dijalankan selama ini.

Walikota pada kesempatan yang sama juga  menyampaikan berbagai program kerjanya yang telah dijalankan dan akan dilakukan pada tahun 2016-2017 mendatang. Walikota juga mengakomodir permintaan warga seperti memperbaiki ruas jalan yang belum diaspal khususnya jalan menuju TPU Mantapen dan ruas jalan yang menghubungkan beberapa kelurahan sekitar. Diakuinya bersama Wakil Walikota Kupang dr. Hermanus Man terus berupaya untuk  berbuat bagi kota ini dan berusaha memenuhi apa yang  menjadi kebutuhan dasar warga sesuai kemampuan keuangan.

Walikota juga mengurai sejumlah pekerjaan fisik infrastruktur di Manutapen sejak tahun 2014 lalu dan di tahun 2015 ini ada pekerjaan lapen sepanjang 3 kilometer, penerangan jalan. “Semua komitmen kita tahun 2012 sudah jalan semuanya yakni Raskin Gratis dan Dana PEM Rp 500 juta,”katanya. Khusus mengenai dana PEM, Walikota memberi apresiasi terhadap Lurah Manutapen dan Ketua LPM karena dinilai sangat berhasil. Dari Rp 500 juta yang sudah disalurkan, yang masih tertunggak hanya Rp 31 juta. “Ini prestasi yang sangat bagus. Saya minta yang tunggak agar selesaikan perlahan-lahan supaya yang  lain juga menikmati dana abadi ini,” minta walikota.

8-OKTOBER-2015-WALIKOTA-BERKANTOR-DI-KELURAHAN-MANUTAPEN-211Ketua LPM Kelurahan Manutapen, Asher Rihi Tugu pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ada komplain dari warga mengenai dana PEM. Dia juga mengakui bahwa dalam penyalurannya dilakukan verifikasi secara ketat oleh LPM. “Terima kasih kepada walikota karena telah memberi motivasi kepada yang belum membayar tunggakan dan kami akan berupaya untuk melakukan penagihan,” tambahnya.  Asher juga memberi apresiasi terhadap rencana peningkatan jalan menuju TPU Manutapen sehingga tidak ada lagi warga yang mengubur di depan rumah.

Mengenai persoalan air bersih, menurut Walikota, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan PDAM Kota Kupang untuk melakukan pemasangan jaringan air bersih secara gratis bagi warga kota. Sedangkan mengenai keberadaan bak penampung air bersih siap minum, menurutnya, sampai saat ini baru 13 orang yang ingin menjadi pelanggan. Ke depan akan terus dilakukan sosialisasi kepada warga kota agar menjadi pelanggan air bersih siap minum. (hum@s)