24 OKTOBER 2015 HUT YAYASAN PENDIDIKAN KATOLIK 11Kota Kupang (27/10/2015). Lulusan sekolah di Kota Kupang diharapkan tidak hanya dilihat dari kuantitas saja namun harus lebih diprioritaskan pada kualitas dan kejujuran. Demikian disampaikan Walikota Kupang, Jonas Salean, SH, M.Si saat membuka seminar tentang pendidikan Katolik di aula Paroki St.Maria Asumpta, Sabtu (24/10).

Menurutnya Yayasan Pendidikan Agama Katolik telah memberi kontribusi besar bagi pendidikan di Kota Kupang. Karena itu Dinas Pendidikan,  Pemuda dan Olahraga (PPO) Kota Kupang perlu belajar pada Yayasan Pendidikan Katolik yang sudah cukup lama eksis di Kota Kupang dan banyak menoreh prestasi serta memberi teladan dalam hal kedisiplinan. Ke depan pemerintah Kota Kupang berkomitmen untuk meningkatkan mutu dan kualitas lulusan di setiap jenjang pendidikan. Untuk itu butuh dukungan banyak faktor. Salah satunya adalah soal kesiapan sumber daya manusia, dalam hal ini para guru.

Untuk itu, Walikota minta dukungan semua pihak termasuk Yayasan Pendidikan Katolik agar mendukung upaya Pemkot Kupang dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter. Bonefasius Kia, Ketua Panitia Penyelenggara Seminar tersebut menjelaskan, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati 40 tahun Majelis Pendidikan Katolik dan 50 tahun Konsili Vatikan II. Selain Walikota Kupang Jonas Salean, SH, M.Si hadir pula narasumber lainnya seperti Dr. Antonius Bele, M.Si dari DPRD Provinsi NTT dan Rm.Dr. Okto Naif selaku rohaniwan.

24 OKTOBER 2015 HUT YAYASAN PENDIDIKAN KATOLIK 21Menurutnya karya pendidikan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Katolik di Indonesia merupakan wujud partisipasi masyarakat Katolik dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia sesuai amanat UUD NKRI Tahun 1945. Gereja memandang penting bahwa pendidikan sebagai salah satu sarana untuk memanusiakan manusia. Karena itu karya pendidikan yang dijalankan adalah bentuk nyata karya merasul gereja untuk memaknai tugas perutusannya.

Ditambahkannya, kebijakan pendidikan nasional, kebijakan pendidikan Katolik dan Gereja, serta spiritualitas pendiri adalah tiga hal yang perlu bersinergi untuk saling memperkuat membangun pendidikan yang berkualitas. Selain seminar tersebut, panitia juga menyelenggarakan lomba pidato untuk SMA/SMK Katolik se-Keuskupan Agung Kupang, lomba cerdas cermat dan lomba baca puisi. (hum@s)

Pengumuman

Fasilitas

Pijat & SPA

Perbankan

Tempat Bermain Anak

Tempat Fitness

Biliar

Rumah Makan