10 NOVEMBER 2015 PEMBUKAAN SEMINAR BPMD 11Kota Kupang, (11/11/2015). Badan Penanaman Modal Daerah (BMPD) Kota Kupang, pada Selasa (10/11) menyelenggarakan Seminar Penyusunan Peraturan Walikota Kupang (Perwali) Tentang Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) Kota Kupang Tahun 2015. Seminar yang berlangsung di Aula Hotel Neo by Aston, Jalan Timor Raya, dibuka Asisten Pemerintahan Sekda Kota Kupang, Drs. Yoseph Rera Beka. Turut hadir pada kegiatan pembukaan, Asisten II Sekda Kota Kupang, Ketua Apindo Kota Kupang, Kepala BPMD Kota Kupang, narasumber dan peserta seminar.

Perwali tentang RUPM berfungsi untuk mensinergikan dan mengoperasionalisasikan seluruh potensi sektoral terkait dan mempertegas arah kebijakan penanaman modal dimulai dari perbaikan iklim investasi sampai dengan promosi dan pelaksanaan penanaman modal. Hal tersebut disampaikan dalam laporan panitia yang dibacakan Kabid Kerjasama Penanaman Modal BPMD Kota Kupang, Yoseph Likohala, SE.

Dijelaskan, tujuan penyusunan Perwali RUPM Kota Kupang, untuk memberikan dasar dan legalitas yang kuat sehingga terbangunnya keterpaduan dan konsisten searah kebijakan Bidang Penanaman Modal. Hal ini meliputi perbaikan iklim penanaman modal; persebaran penanaman modal; fokus pengembangan pangan, infra struktur dan energy; penanaman modal yang berwawasan lingkungan (green investment); pemberdayaan usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi (UMKMK ) dan Promosi Penanaman Modal.

10 NOVEMBER 2015 PEMBUKAAN SEMINAR BPMD 21Dalam sambutan Walikota yang dibacakan Asisten I, kegiatan seminar penyusunan Perwali tentang RUPM diharapkan hasilnya dapat menjadi acuan dan arah penanaman modal bagi semua pihak di Kota Kupang. Hasil yang dicapai nantinya mampu memberi rasa aman dan nyaman serta kepastian hukum dalam melaksanakan aktifitas penanaman modal di Kota Kupang.

Diharapkan, melalui seminar ini terdapat rekomendasi yang positif bagi kemajuan penanaman modal di Kota Kupang. Bagi dinas teknis terkait diminta agar memperhatikan rekomendasi dari seminar ini dengan sebaik-baiknya dan selanjutnya diimplementasikan dalam Perwali yang mengatur tentang RUPM.  

Adapun pembawa materi dalam seminar tersebut Kepala BPMD Kota Kupang dan Tim ahli dari Fakultas Hukum Undana Kupang yaitu Dr. Stefanus Yohanes Kotan, SH., M. Hum. dan Darius Mauritsius, SH., M. Hum. Sedangkan peserta kegiatan seminar terdiri dari Pemerintah Provinsi NTT, SKPD tingkat Kota Kupang, Asosiasi Pengusaha di Kota Kupang, Pengusaha di Kota Kupang dan perwakilan perguruan Tinggi di Kota Kupang dengan jumlah peserta sebanyak 70 orang. (hum@s)

Info Sehat

Pengumuman

Fasilitas

Pijat & SPA

Perbankan

Tempat Bermain Anak

Tempat Fitness

Biliar

Rumah Makan