• 01.png
  • 02.png
  • 03.png
  • 04.png
  • 05.png
  • 06.png
  • 07.png

14 NOVEMBER 2015 PERAYAAN HKN KE-51 TK. KOTA KUPANG 11Kota Kupang (16/11/2015). Dokter, kepala puskesmas dan jajarannya di Kupang diminta untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Demikian disampaikan Walikota Kupang, Jonas Salean, SH.,M.Si pada puncak perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 51 tingkat Kota Kupang, di Grand Mutiara Jalan Timor Raya, Kelurahan Pasir Panjang, Kota Kupang, Sabtu (14/11/2015).

Secara khusus Walikota menekankan pesan ini kepada pihak puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat kecamatan. "Jangan pasang muka kram terhadap pasien, bisa-bisa nanti pasien sakitnya bertambah parah. Upayakan selalu tersenyum saat berhadapan langsung melayani masyarakat. Puskesmas adalah ujung tombak yang paling dekat dengan warga kota di wilayah kecamatan. Karena itu, berikanlah pelayanan kepada masyarakat sebaik-baiknya,” pesannya.

Walikota juga menyoroti kinerja beberapa dokter yang dilaporkan kurang disiplin keluar masuk kantor. "Saya sering mendapat laporan dari masyarakat ada dokter yang sering terlambat masuk kantor dan juga tidak displin. Kadang suka tinggalkan tugas. Kalau dokter sudah tidak disiplin, bagaimana dengan anak buahnya,” ujarnya. Beliau menegaskan agar dokter tidak meninggalkan puskesmas saat pasien masih membutuhkan pelayanan dan akan memanggil dokter yang tidak disiplin.

14 NOVEMBER 2015 PERAYAAN HKN KE-51 TK. KOTA KUPANG 21Dipuncak HKN tingkat Kota Kupang yang turut dihadiri anggota DPRD Kota Kupang, Sekda, para pimpinan SKPD, jajaran Dinas Kesehatan Kota Kupang, para kepala puskesmas serta paramedis,  Pemkot meluncurkan 10 puskesmas menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Dengan menjadi BLUD, kesepuluh Puskesmas ini akan mengelolah semua biaya operasional secara mandiri termasuk penyediaan SDM. Kesepuluh Puskesmas tersebut yaitu Puskesmas Bakunase, Pasir Panjang, Kota Kupang, Alak, Sikumana, Penfui, Oebobo, Oepoi, Oesapa dan Naioni.   

Pada moment tersebut juga dilakukan peluncuran program Sehat Tanpa Korupsi (Sehati) kerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Program Sehati berkaitan dengan pencegahan terhadap kemungkinan kecurangan pengelolaan keuangan dana kapitasi dari BPJS yang ada di puskesmas nanti. Dikesempatan tersebut, peluncuran Sejati ditandai dengan penyematan pin kepada Walikota oleh perwakilan KPK.

Pada acara HKN tersebut, Walikota menyerahkan kunci mobil jenis Susuki Ertiga kepada 11 kepala puskesmas di Kota Kupang termasuk kepala puskesmas Manutapen yang gedungnya baru diresmikan pekan ini. Pemberian mobil operasional bagi para kepala puskesmas dimaksudkan agar mereka tidak menggunakan ambulans yang fungsinya untuk melayani pasien di puskesmas. (Hum@s)

Pengumuman

Fasilitas

Pijat & SPA

Perbankan

Tempat Bermain Anak

Tempat Fitness

Biliar

Rumah Makan