• 01.png
  • 02.png
  • 03.png
  • 04.png
  • 05.png
  • 06.png
  • 07.png

5 NOVEMBER 2015 WALIKOTA BERKANTOR DI KELURAHAN NAIKOTEN I 11Kota Kupang (19 November 2015). Pembenahan Pasar Kasih menjadi sorotan banyak warga saat Walikota berkantor di Kelurahan Naikoten I, Kamis (5/11). Pasar yang terletak di wilayah kelurahan tersebut belum lama ini terbakar. Beberapa kios yang terletak di dalam pasar ludes dilalap api.

Fredik Bolang, salah seorang tokoh masyarakat di Naikoten 1 menyampaikan perhatian akan kebersihan pasar masih sangat rendah. Tata letaknyapun perlu dibenahi, karena semakin banyaknya penjual yang memanfaatkan badan jalan dalam pasar mengakibatkan akses di dalam pasar jadi semakin sempit. Terbukti saat kebakaran belum lama ini, mobil pemadam kebakaran kesulitan menjangkau lokasi karena terhalang lapak-lapak jualan tersebut.

Persoalan tata letak pasar juga jadi sorotan warga lainnya, Conny Tiluata. Dosen Undana yang bertempat tinggal tak jauh dari lokasi pasar tersebut mengaku sangat terganggu dengan kehadiran para penjual yang kini mulai banyak di sepanjang pinggiran jalan, bahkan hingga di trotoar depan rumah mereka, sehingga mereka pun kesulitan untuk keluar masuk rumah. Mereka minta agar para PKL tersebut segera ditertibkan agar tidak mengganggu lalu lintas di jalan protokol. Lurah Naikoten 1, juga mengakui soal pedagang di bahu jalan dan parkir liar di sepanjang Jl. Soeharto seputaran Pasar Kasih. Menurut mereka, jika tidak segera ditertibkan, dalam waktu dekat jika RS Pendidikan Undana mulai beroperasi maka akan sangat menganggu lalu lintas keluar masuk Rumah Sakit tersebut.

5 NOVEMBER 2015 WALIKOTA BERKANTOR DI KELURAHAN NAIKOTEN I 21Menanggapi permintaan tersebut, Walikota Kupang, Jonas Salean, S.H, M.Si menyampaikan akan memerintahkan Dinas Perhubungan Kota Kupang untuk segera menertibkan para PKL dan parkir liar tersebut dalam waktu dekat secepatnya. Dalam pertemuan tersebut, warga juga mengeluhkan soal masih kurangnya penerangan jalan serta akses jalan yang belum diaspal dan di-hot mix.

Anggota DPRD Kota Kupang asal daerah pemilihan Kota Raja, Maudy J. Dengah, ST yang turut hadir pada kesempatan tersebut mengapresiasi program walikota berkantor tersebut, yang menurutnya telah menjawab kerinduan warga Naikoten 1 untuk bertatap muka langsung dengan pemimpin mereka. Diakuinya pengembangan infrastruktur di wilayah Kelurahan Naikoten 1 sudah cukup pesat. Namun diakuinya masih banyak program inovasi Pemkot Kupang yang belum diketahui warga. Salah satunya adalah program Brigade Kupang Sehat (BKS). Karena itu dia mengajak Lurah serta tenaga kesehatan di puskesmas dan pustu untuk makin gencar mensosialisasikan program tersebut.

5 NOVEMBER 2015 WALIKOTA BERKANTOR DI KELURAHAN NAIKOTEN I 31Moment walikota berkantor tersebut dimanfaatkan juga oleh Badan Narkotika Nasional Kota Kupang untuk mensosialisasikan program kerja mereka. Kepala BNN Kota Kupang, AKBP Okto Riwu yang turut hadir pada kesempatan tersebut menyampaikan, belum lama ini Presiden Jokowi mengumumkan bahwa secara nasional Indonesia sedang dalam kondisi darurat narkoba. Namun diakuinya kondisi tersebut belum relevan di Kota Kupang.

Meski demikian menurutnya ukurannya bukan dari kuantitas tapi kualitas. Saat ini pengguna narkoba tidak hanya ditemukan di kalangan kaum muda saja tapi juga kelompok profesi lainnya seperti pegawai dan aparat penegak hukum. Pihaknya tengah mengupayakan peningkatan kapasitas BNN Kota Kupang. Di tahun 2016 mendatang mereka akan membangun klinik pratama untuk pelayanan kepada para pengguna agar trbebas dari ketergantungan. Tenaga dokter sudah ada, tinggal menunggu izin operasional dari Dinas Kesehatan Kota Kupang. AKBP Okto juga menegaskan di Tahun 2016 ini mereka akan melakukan operasi penegakan hukum terkait narkoba. (hum@s)

Pengumuman

Fasilitas

Pijat & SPA

Perbankan

Tempat Bermain Anak

Tempat Fitness

Biliar

Rumah Makan