Kota Kupang (30/11). Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) memiliki peranan penting dalam kelangsungan pemerintahan suatu daerah. Selain sebagai media komunikasi dan informasi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat, LPM juga berperan sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam merencanakan pelaksanaan pembangunan. Demikian disampaikan Wali Kota Kupang, Jonas Salean, SH, M.Si saat membuka pelatihan perencanaan pembangunan partisipasi masyarakat kelurahan bagi Ketua LPM se-Kota Kupang di Restoran Teluk Kupang, Jumat (27/11). Menurutnya pelatihan semacam ini sangat penting bagi para Ketua LPM yang merupakan ujung tombak pembangunan. Apalagi para peserta tidak hanya mendengar materi tapi juga diberi kesempatan untuk praktek langsung di kelurahan masing-masing.

Walikota berharap agar pelatihan tersebut bisa membawa manfaat bagi mereka, tidak hanya membuka cakrawala berpikir tetapi juga bisa membantu mereka menentukan platform kegiatan apa yang hendak mereka lakukan. Dengan pelajaran yang mereka peroleh dari kegiatan ini, para Ketua LPM diharapkan bisa berperan dalam musrembang kelurahan, terutama dalam menentukan prioritas kebutuhan yang paling mendesak bagi kelurahan masing-masing.

27 NOVEMBER 2015 PELATIHAN UNTUK KETUA LPM 21Pada kesempatan yang sama Walikota juga menyampaikan pada tahap berikut pihaknya berencana meningkatkan dana pemberdayaan ekonomi masyarakat (PEM) yang selama ini dikelola LPM senilai Rp 500 juta menjadi Rp 1 miliar. Melihat perputaran dana PEM di sejumlah kelurahan yang menjanjikan, Walikota optimis dari dana Rp 500 juta saat ini bisa berlipat ganda. Diharapkan dari hasil perputaran dana tersebut bisa dijadikan modal untuk membentuk koperasi yang nantinya bisa membantu para pelaku usaha kecil di kelurahan masing-masing.

Meilan Sibuea, SSTP, M.Si, Kepala Bidang Kelembagaan dan Sosial Budaya di Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Kupang selaku panitia penyelenggara kegiatan tersebut menjelaskan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang konsep perencanaan partisipatif untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan bagi para Ketua LPM Kelurahan, dalam perencanaan pembangunan partisipatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan keadaan setempat, serta menggerakkan swadaya masyarakat dalam mengendalikan pembangunan. Pelatihan berlangsung selama dua hari, sejak Jumat (27/11) hingga Sabtu (28/11) di Restoran Teluk Kupang. Pelatihan diikuti oleh para Ketua LPM dari 51 kelurahan yang ada di Kota Kupang. (hum@s)

Info Sehat

Pengumuman

Fasilitas

Pijat & SPA

Perbankan

Tempat Bermain Anak

Tempat Fitness

Biliar

Rumah Makan