• 01.png
  • 02.png
  • 03.png
  • 04.png
  • 05.png
  • 06.png
  • 07.png

16 DESEMBER 2015 PEMBUKAAN PELATIHAN TP PKK KOTA KUPANG 11Kota Kupang (21/12/2015). Tim Penggerak (TP) PKK di Kota Kupang harus kompak. Hal tersebut disampaikan Walikota Kupang, Jonas Salean SH., M.Si dihadapan para pengurus dan ketua-ketua TP PKK kecamatan dan kelurahan se-Kota Kupang saat membuka kegiatan pelatihan bagi pengurus PKK, Rabu (16/12). Pelatihan tentang pengelolaan Program dan Penyuluhan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga berlangsung di Aula Rumah jabatan Sekretaris Daerah Kota Kupang.

Hadir saat pembukaan Wakil Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Elizabeth Lies Rengka-Man, para Pengurus TP PKK Kecamatan dan Kelurahan sebagai peserta dan juga menghadirkan narasumber Ir. Retno Nuningsih, M.S yang adalah Sekretaris TP PKK Provinsi NTT.

Disampaikan Walikota, TP PKK harus kompak termasuk dalam menghadiri dan mengikuti kegiatan-kegiatan. Walikota sempat mengungkapkan kekecewaannya karena banyak undangan peserta yang tidak hadir saat kegiatan. ”Jangan anggap remeh kegiatan, apalagi menghadirkan narasumber dari luar dan dihadiri Walikota,” ungkapnya.

16 DESEMBER 2015 PEMBUKAAN PELATIHAN TP PKK KOTA KUPANG 21Walikota minta agar di tahun 2016, PKK Kota Kupang tampil beda dengan yang sekarang. PKK harus eksis dalam kegiatan-kegiatan dan mendukung program-program pemerintah seperti jumat bersih yang dimotori PKK di lingkungan masing-masing. Menurut Walikota, kegiatan-kegiatan PKK di kelurahan saat ini seperti posyandu telah dilengkapi dengan fasilitas agar PKK dapat bekerja melayani masyarakat dengan baik.

Terkait dengan pelatihan yang dilaksanakan, Walikota menganggap perlu dilakukan untuk memberi pengetahun bagi pengurus TP PKK. Untuk itu bagi peserta yang tidak hadir agar dilapor ke Walikota untuk diberi tindakan. Walikota juga minta untuk setiap kegiatan-kegiatan, TP PKK harus kompak menggunakan seragam yang telah ditentukan agar kelihatan rapi. Beliau menyampaikan akan memberikan briefing pada para Lurah agar tidak menganggap remeh pekerjaan PKK.

Adapun kegiatan pelatihan tersebut diikuti peserta sebanyak 57 orang, masing-masing kecamatan dan kelurahan satu orang. Pelatihan berlangsung tiga hari dari 16-18 Desember 2015 dengan metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan simulasi. (hum@s&protokol)

Pengumuman

Fasilitas

Pijat & SPA

Perbankan

Tempat Bermain Anak

Tempat Fitness

Biliar

Rumah Makan