19 DESEMBER 2015 BULAN BHAKTI KSN TAHUN 2015 11Kota Kupang (21/12/2015). Berbagai kegiatan digelar dalam rangka peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tahun 2015 di Kota Kupang. Sehari sebelum acara puncak HKSN 20 Desember 2015, pada Sabtu (19/12) digelar kegiatan Bulan Bhakti Kesetiakawanan Sosial (BBKS) di lapangan Penfui Kota Kupang. Sehari sebelumnya, Jumat (18/12) sore, berlangsung penerimaan Lintas Batas Kesetiakawanan Sosial (LBKS) di halaman Balaikota Kupang.

Pada kegiatan BBKS, Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan bantuan kepada sejumlah masyarakat NTT senilai Rp 86.631.080.000. Bantuan tersebut diterima langsung Gubernur NTT, Frans Lebu Raya. Sementara untuk Kota Kupang mendapat beragam bantuan dari mitra kerja jaringan kesetiakawanan sosial yang diterima langsung oleh warga yang berhak.

Mitra kerja yang ikut memberikan bantuan yakni dari perbankan, lembaga-lembaga keuangan mikro, LSM dan sejumlah yayasan. Bantuan dalam bentuk barang itu diserahkan kepada para pelajar, warga miskin dan kaum disabilitas.

Dalam acara yang dihadiri lebih dari 1.000 warga itu, Mensos Khofifah mengatakan kekayaan budaya, adat, keberagaman suku dan kearifan lokal merupakan kekayaan bangsa Indonesia, tapi seringkali kebhinekaan ini hanya menjadi retorika di banyak forum. Oleh karena itu, HKSN yang diperingati ini tidak sekadar peringatan hari kesetiakawanan sosial, tetapi juga sebagai penanda tindakan-tindakan konkrit bagaimana kesetiakawanan itu dirakit dan disatukan.

Ia juga mengatakan, roh kesetiakawanan adalah roh memperkuat dan memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tetapi, seringkali masyarakat hanya melihat kesetiakawanan sosial itu sebatas saling berbagi lalu selesai. Padahal, kata Khofifah, yang dimaksud saling berbagi adalah berbagi rasa sebagai anak bangsa.

Pada kesempatan itu, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya mengatakan kegiatan HKSN tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, banyak rangkaian kegiatan yang sudah dimulai sejak September lalu. Gubernur menyebutkan, kegiatan yang sebelumnya telah dilaksanakan, yakni bantuan rumah layak huni dari Kemensos. Selain rumah, ada bantuan sembako, donor darah, bantuan sarana kesehatan dan sarana pendidikan.

Sebelumnya, Walikota Kupang, Jonas Salean, SH., M.Si dalam sapaan selamat datang menyampaikan rasa bangga dan terimakasih kepada Kementerian Sosial dan panitia HKSN yang telah memilih Kota Kupang sebagai tempat perayaan puncak HKSN tahun 2015 tingkat nasional. Dikesempatan tersebut, Walikota mengatakan bahwa walaupun dikenal sebagai daerah miskin, Pemkot Kupang senantiasa memperhatikan warganya yang miskin.

Berbagai program yang dibuat oleh pemerintah diprioritaskan membantu warga miskin. Seperti raskin gratis sampai raskin ke-13, 1000 beasiswa bagi mahasiswa yang orangtuanya tidak mampu, uang duka dan dana pemberdayaan ekonomi masyarakat.

19 DESEMBER 2015 BULAN BHAKTI KSN TAHUN 2015 21Pada kesempatan itu, Ketua Umum Panitia HKSN 2015, Hana Amalia Handayani mengatakan pada acara HKSN semua elemen hadir. Hal ini bermakna sebagai manifestasi kesetiakawanan sosial. Menurutnya, sebelumnya HKSN sekadar peringatan, tapi kali ini ada tindakan nyata, walaupun kecil. Namun, menurut Hana, ia percaya dari tindakan kecil itu akan berdampak nasional. Ia menambahkan, apa yang dilakukan ini baru merupakan kick off atau permulaan.

Ia juga mengatakan, pelaksanaan bulan bakti kesetiakawanan sosial di seluruh daerah akan mendapat apresiasi dari Presiden berupa piala adiputra. Dengan demikian semua daerah berlomba-lomba untuk berbuat baik melalui bulan bakti kesetiakawanan sosial.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Oase Kabinet Kerja Leonora Ryacudu dan Hani Pramono juga dari Oase Kabinet Kerja. Hadir pula para pejabat eselon I dan II Kementerian Sosial, para mitra kerja jaringan kesetiakawanan sosial, pejabat dari Provinsi NTT dan Kota Kupang, para pendamping sosial dan warga sekitar. Disekitar arena kegiatan digelar pengobatan gratis bagi masyarakat Kota Kupang.  (humas&protokol)

0
0
0
s2sdefault