• 01.png
  • 02.png
  • 03.png
  • 04.png
  • 05.png
  • 06.png
  • 07.png

7 JANUARI 2016 PRA MUSRENBANG 11Kota Kupang (7/01/2015). Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) yang dilakukan mulai dari tingkat kelurahan diharapkan bisa menjadi pedoman dalam menentukan arah pembangunan, menjawab kebutuhan warga. Harapan tersebut disampaikan Walikota Kupang, Jonas Salean, SH, M.Si di hadapan para camat dan lurah se-Kota Kupang dalam rapat persiapan Musrenbang di aula Garuda, Kamis (7/1).

Menurutnya Musrembang lah yang menentukan arah kebijakan bagi masyarakat di tingkat kecamatan dan kelurahan. Dalam musrenbang tersebut disampaikan pula hasil atau capaian dari musrembang tahun sebelumnya serta apa yang mau dibuat pada tahun mendatang. Misalnya saja keinginan warga akan jalan yang bagus. Pemkot Kupang sudah berupaya untuk memenuhi permintaan tersebut, meski tidak bisa langsung 100 persen mengingat keterbatasan anggaran. Namun dia memastikan hingga tahun 2017 mendatang prioritas Pemkot Kupang adalah pembangunan infrastruktur dan penataan ruang kota.

Selain itu Pemkot Kupang juga memberi perhatian serius pada penanggulangan kemiskinan lewat program-program pro rakyat. Karena itu menurut Walikota, Musrenbang merupakan moment yang tepat untuk menyerap aspirasi masyarakat di tingkat bawah. Sehingga semua program pembangunan Pemkot benar-benar tepat sasaran dan menjawabi kebutuhan warga bukannya kemauan dari dinas teknis. "Musrenbang jangan asal seremonial saja di kelurahan, lalu sampai di kecamatan dicoret lagi, terus sampai di Kota coret lagi, sehingga waktu program turun tidak sesuai dengan hasil usulan dari bawah," tambahnya.

7 JANUARI 2016 PRA MUSRENBANG 21Walikota menegaskan agar musrenbang kali ini orang tidak hanya sekedar datang duduk bercerita saja tanpa hasil, namun benar-benar untuk memenuhi kebutuhan warga sesuai dengan kemampuan Pemda. Pada kesempatan yang sama Walikota minta Badan Pemberdayaan Masyarakat berkoordinasi dengan Bapeda untuk meminimalisir keluhan ataupun protes dari masyarakat akibat program yang tidak tepat sasaran atau tidak menjawab kebutuhan. Kepada Bapeda, Walikota juga minta dalam perencanaan pembangunan selain berpegang pada hasil Musrenbang, juga perlu mempelajari rekomendasi-rekomendasi yang muncul dari hasil reses DPRD Kota Kupang juga aspirasi-aspirasi yang tertampung saat Walikota berkantor di kelurahan.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Kupang, Drs Felisberto Amaral pada kesempatan yang sama menyampaikan, untuk penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kota Kupang tahun 2017, maka Pemda wajib menyelenggarakan Musrenbang secara berjenjang mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan sampai Musrenbang tingkat Kota Kupang. Sesuai dengan tugas dan fungsi BPM Kota Kupang dalam pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang pemberdayaan masyarakat, maka pihaknya telah menyusun program dan dan kegiatan Musrenbang Kelurahan pada tahun 2016.Untuk itu sebelum melaksanakan Musrenbang perlu dilakukan terlebih dahulu rapat pemantapan seperti ini. Rapat persiapan tersebut dihadiri pula oleh Asisten Pemerintahan dan Asisten Ekonomi Pembangunan Sekda Kota Kupang serta Kepala Bapeda Kota Kupang. (hum@s)

Pengumuman

Fasilitas

Pijat & SPA

Perbankan

Tempat Bermain Anak

Tempat Fitness

Biliar

Rumah Makan