13 JANUARI 2016 PERAYAAN NATAL DAN MAULID NABI APIK 11Kota Kupang, (14/1/2016). Asosiasi pedagang ikan dan kuliner (Apik) Kelurahan Kelapa Lima menggelar perayaan Natal dan Maulid Nabi bersama. Perayaan yang berlangsung di area jogging track Kelapa Lima ini dihadiri oleh Walikota Kupang, Jonas Salean, SH, M.Si bersama sejumlah pejabat di Pemkot Kupang serta para tokoh agama dan masyarakat.

Walikota dalam sambutannya mengakui perayaan Natal yang dipadu bersama dengan perayaan Maulid Nabi bukanlah hal yang baru di Kota Kupang. Ini jadi bukti nyata kerukunan antar umat beragama di kota ini. Walikota mengajak semua pihak untuk bergandeng tangan sebagai keluarga besar membangun Kota Kupang Kota Kasih. Walikota mengapresiasi ide baik berupa perayaan oleh Apik ini.

Pada kesempatan yang sama dia juga mengajak Apik untuk bersama menata pembangunan kawasan pantai di daerah Kelapa Lima ini. Diakuinya usaha ini perlu perjuangan bersama karena tidak mungkin hanya mengandalkan APBD saja, sebab butuh anggaran ratusan miliar untuk penataan dan reklamasi pantai. Namun dia optimis dalam jangka panjang, rencana tersebut bisa terwujud, jika serius diperjuangkan oleh Pemkot dan DPRD Kota Kupang, DPRD Provinsi serta pemerintah pusat terutama koordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Pariwisata. "Kita semua bahu membahu untuk dapat wujudkan reklamasi kawasan pantai agar dapat dipresentasikan di DPRD dan pusat. Hitung baik-baik kekuatan gelombang dan lainnya, serta harus perhatikan wilayah konservasi Teluk Kupang," tambahnya.

Secara terbuka Walikota menyatakan dukungannya terhadap rencana ini, karena menurutnya ini merupakan kebutuhan bukan keinginan warga Kota Kupang sebagai kota yang modern. Pantai Kelapa Lima sebagai tempat kuliner menurutnya harus ditata lebih baik, agar para tamu hotel semakin tertarik dan mau membeli ikan di sini. Kepada para pedagang Walikota berpesan agar tidak menjual ikan yang rusak. Usaha kuliner menurutnya bukanlah bisnis yang mudah. Salah sedikit saja bisa menimbulkan ketidakpercayaan pada konsumen.

13 JANUARI 2016 PERAYAAN NATAL DAN MAULID NABI APIK 21Walikota juga berterima kasih kepada Apik yang selama ini telah memberikan dukungan terhadap program-program pembangunan Pemkot Kupang. Diakuinya masih banyak kekurangan yang mengundang ketidakpuasan pada masyarakat, seperti soal penerangan jalan, jalan lingkungan dan air bersih.  Namun dipastikan Pemkot Kupang terus berupaya memberikan yang terbaik bagi warganya.

Perayaan Natal dan Maulid Nabi bersama keluarga besar Apik ini diawali dengan ibadat dan refleksi Natal oleh Pdt A. Welly De Haan Tauselak, SM.Th dan refleksi Maulid oleh Ustadz H. Mokhsin Thalib, S.Pdi. Ustadz H. Mokhsin dalam refleksi maulid menyampaikan kalau mau ditarik sebenarnya kita semua ini sama makanya dalam agama dikatakan Ibrahim adalah bapa dari segala agama tauhid. "Semua agama monoteisme  bapanya kepada Ibrahim. Soal ibadat ritual itu adalah merupakan tradisi ajaran yang di sampaikan oleh para utusan. Bagaimana cara sampai kepada Tuhan, Nabi Muhammad mengajarkan dengan caranya begini, Nabi Isa atau Yesus mengajarkan dengan cara seperti ini, "katanya.

Dengan berbagai cara cinta, kasih, sayang merupakan bagian yang di miliki oleh orang Indonesia yang tidak di miliki oleh bangsa lain dan kemudian kita di kristalkan lewat pancasila. Maka pancasila adalah merupakan sumber dan landasan dari kehidupan masyarakat indonesia.

Dalam acara tersebut APIK Kupang membuat grand desain perluasan dan reklamasi pantai untuk dijadikan suatu kawasan kuliner dan wisata terpadu kepada Walikota Kupang untuk ditindaklanjuti agar kawasan penjualan ikan terpadu ini tidak semrawut dan dapat ditata secara baik dan teratur. (hum@s)

0
0
0
s2sdefault