18 JANUARI 2016 UPACARA KESADARAN KORPRI BULAN JANUARI 11Kota Kupang (18/01/2016). Korps Pegawai Negeri (Korpri) Kota Kupang diminta untuk senantiasa menjaga martabat dan kehormatannya. Imbauan tersebut disampaikan Jonas Salean, SH, M.Si, Walikota Kupang pada apel kesadaran Korpri di lapangan upacara Kantor Walikota Kupang, Senin (18/1).

Menurutnya banyak kesalahan di tahun 2015 yang tidak boleh terulang lagi di tahun 2016 ini. Beberapa kesalahan tersebut antara lain seperti kejahatan dalam jabatan dan ulah anggota Korpri yang tidak disiplin keluar masuk kantor. "Ada yang 200 sampai 300 hari tidak masuk kantor. Mereka datang 1 hari lalu libur 10 hari," tambahnya. Terhadap anggota Korpri seperti ini Walikota minta ketegasan masing-masing pimpinan SKPD.  Para pimpinan jangan berusaha melindungi pegawai yang salah. "Kalau ada duri dalam daging, sebaiknya duri itu yang dicabut," tegasnya.

Walikota juga minta agar gaji oknum yang bermasalah itu dihentikan. Walikota menegaskan kembali peringatan kepada para pegawai lingkup Pemkot Kupang untuk tidak berkeliaran di luar pada jam kantor. Kepada Satpol PP Walikota minta untuk mengangkut pegawai baik PNS maupun PTT yang berkeliaran. Tahun 2016 ini harus lebih tegas dan disiplin harus lebih ditegakkan.

Pada kesempatan yang sama Walikota juga memberi penegasan kepada para pejabat di lingkup Pemkot Kupang, mulai dari Kepala Bagian, Kepala Kantor dan Eselon II yang hendak melaksanakan tugas perjalanan dinas ke luar daerah wajib melalui izin kepala daerah. Menurutnya pengalaman tahun 2015 lalu, banyak perjalanan dinas namun hasil yang diperoleh tidak sesuai harapan. "Jangan sampai uang rakyat habis hanya dipakai untuk perjalanan dinas," tegasnya.

Walikota juga membahas soal peluang usaha di Kota Kupang, sesuai instruksi Presiden mengenai percepatan pembangunan. Kepada Badan Perizinan Walikota minta agar memprioritaskan usaha-usaha yang menyerap banyak tenaga kerja. Jika ada syarat yang belum lengkap agar dibantu, karena kehadiran mereka diyakini bisa membantu upaya Pemkot dalam mengentaskan masalah pengangguran.

18 JANUARI 2016 UPACARA KESADARAN KORPRI BULAN JANUARI 21Walikota juga minta agar pelayanan di Dispenduk pun ditingkatkan, menanggapi masih tingginya keluhan dari warga tentang pelayanan di sana. Dispenduk harus menetapkan prosedur tetap dalam pelayanan. Kepada seluruh anggota Korpri Kota Kupang, Walikota berpesan agar tidak bermental pisang goreng, yang hanya enak dimakan saat panas saja. Pada apel kesadaran pertama di tahun 2016 ini, Walikota terus memberikan pesan dan motivasi bagi para pegawai agar semakin disiplin dalam menjalankan tugas.

Walikota juga menyinggung soal aksi teror yang belum lama ini melanda Ibu Kota Jakarta. Kepada para camat dan lurah diminta untuk menghidupkan kembali Siskamling. Anggota Korpri juga diminta pro aktif. Jika ada muka baru dan aktivitas mencurigakan di lingkungannya, diharapkan segera dilaporkan kepada petugas setempat yang berwenang. "Kita harus selalu waspada," tegasnya. Kewaspadaan yang dimaksudkannya juga mengenai kesiapan menghadapi bencana alam, seperti gempa yang sudah terjadi selama dua hari terakhir ini.

Mengakhiri sambutannya, Walikota kembali mengingatkan seluruh jajaran anggota Korpri Kota Kupang tentang tahun 2016 sebagai tahun politik, di mana suksesi pemilihan Walikota dimulai. Kepada para anggota Korpri Walikota minta agar tidak terpengaruh pemberitaan media tentang suksesi. "Saya dan Pak Wakil Walikota akan tetap bersama menjalankan tugas sampai 1 Agustus 2017 mendatang.  Anggota Korpri jangan sampai terprovokasi ataupun jadi provokator," tegasnya. (hum@s)

Pengumuman

Fasilitas

Pijat & SPA

Perbankan

Tempat Bermain Anak

Tempat Fitness

Biliar

Rumah Makan