22 JANUARI 2016 PELANTIKAN ESELON IIIIIIV LURAH DAN KEPSEK1Kota Kupang (25/01/2016). Kebijakan mutasi merupakan hal yang wajar dalam suatu organisasi termasuk di lingkungan pemerintahan. Dengan mutasi diharapkan ada penyegaran dalam struktur birokrasi sehingga menciptakan pola dan suasana kerja yang lebih efektif dan efisien. Demikian disampaikan Walikota Kupang, Jonas Salean, SH, M.Si pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat struktural eselon II, III, IV, Lurah dan Kepala Sekolah serta pengawas sekolah di lingkup Pemkot Kupang, Jumat (22/1) di Aula Sasando Kantor Walikota Kupang.

Walikota menyadari tentunya ada yang tidak puas dengan mutasi tersebut, namun dia mengingatkan sebagai aparatur negara mereka harus siap ditempatkan di mana saja. "Jabatan apapun hendaknya dijalankan secara bertanggung jawab. Di manapun anda bertugas dan mendapat kepercayaan, serta seberat apapun tugas harus dijalankan dengan baik," tegasnya.

Kepada para pejabat yang baru dilantik Walikota menegaskan, hal pertama yang harus dilakukan adalah memahami tugas pokok pada jabatannya. Dengan didukung kedisiplinan dijamin akan memudahkan mereka menjalankan tugas. Karena menurutnya kunci ASN adalah kedisiplinan, baik disiplin masuk keluar kantor maupun disiplin dalam menjalankan tugas melayani masyarakat. Dengan menjunjung tinggi kedisiplinan diyakini akan membentuk aparatur yang berkualitas. Prinsip pengabdian sebagai ASN adalah menjadi abdi negara dan abdi msyarakat yang mendedikasikan dirinya untuk kesejahteraan masyarakat.

Kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga yang baru dilantik, Walikota berpesan untuk berupaya menggali dan memaksimalkan potensi pemuda yang ada di kota ini, yang sebagian besar belum memiliki lapangan kerja. Untuk itu Dispora Kota Kupang dituntut untuk berinovasi terutama di bidang olahraga, karena Kota Kupang selama ini dikenal sebagai gudang atletnya NTT. Menurutnya pemuda dan olahraga merupakan dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan.

Kepada para Lurah, Walikota minta untuk senantiasa menjadi panutan warganya. "Tunjukan bahwa anda datang untuk melayani bukan untuk dilayani," katanya. Lurah juga diminta untuk berkomunikasi yang baik dengan seluruh aparatur di unit kerja masing-masing. "Jadilah pejabat yang selalu jadi contoh dan teladan di lingkungan sosial dan masyarakat. Jangan pakai Garuda lalu turun gertak-gertak orang," tambahnya.

22 JANUARI 2016 PELANTIKAN ESELON IIIIIIV LURAH DAN KEPSEK 21Walikota mengingatkan bahwa seluruh urusan administrasi mulai dari tingkat kelurahan hingga dinas seperti pengurusan akta tidak dikenakan biaya alias gratis. Kepada para Kepala Sekolah, Walikota mengingatkan tingkat kelulusan di Kota Kupang tahun 2015 lalu masih di papan tengah. Sebagai Ibu Kota Provinsi dan satu-satunya kota di NTT, Kota Kupang justru kalah dari kabupaten lain. Pesan yang sama juga disampaikan kepada para pengawas. Ke depan Pemkot Kupang akan menyediakan fasilitas kantor yang baik untuk para pengawas.

Pada kesempatan yang sama Walikota menegaskan mutasi kali ini tidak ada hubungan dengan suksesi yang sebentar lagi akan dimulai. Karena menurutnya saat ini sudah ada ketentuan dari pemerintah pusat yang mewajibkan adanya uji kompetensi bagi para pejabat eselon II. Karena itu Walikota sudah memerintahkan Sekda Kota Kupang agar minimal pada Februari 2016 mendatang seluruh pejabat eselon II di lingkup Kota Kupang sudah mengikuti uji kompetensi. Bagi yang tidak lulus harus siap menerima resiko di-non job dari jabatannya.

Acara pelantikan tersebut dihadiri pula Wakil Ketua DPRD Kota Kupang, Christian Baitanu, SH serta para pejabat di lingkup Pemkot Kupang. (hum@s)

0
0
0
s2sdefault