27 JANUARI 2016 WALIKOTA TERIMA AUDIENS DARI BAKAMLA 11Kota Kupang (29/01/2016). Pemerintah Kota Kupang menyambut baik kehadiran Badan Keamanan Laut (Bakamla) dan menyatakan kesediaan mendukung semua tugas Bakamla. Demikian disampaikan Walikota Kupang, Jonas Salean, SH, M.Si saat menerima Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Timur Laksamana Pertama Maritim, Vetty Vionna Salakay, SH, M.Si di ruang kerja Walikota, Rabu (27/1).

Walikota mengakui keamanan laut sangatlah penting. Wilayah laut antara Flores dan Sabu memang rawan sering timbul persoalan antara nelayan. Nelayan lokal yang masih menggunakan peralatan tradisional kalah bersaing dengan nelayan luar yang sudah gunakan teknologi modern, sehingga antar nelayan timbul bentrok. Padahal ikan di wilayah perairan seputar Kupang punya hasil  yang banyak dan besar-besar. Walikota berharap dengan adanya Bakamla ini pengawasan terhadap kapal-kapal ikan asing yang ilegal bisa semakin ketat dan nelayan tradisional bisa terlindungi.

Vety Salakay menjelaskan tugas mereka adalah melakukan pengawasan di wilayah laut. Semua kapal baik kapal ikan, kapal penumpang maupun barang yang dicurigai melakukan aktivitas ilegal mereka periksa. Namun diakuinya karena laut yang luas, mereka tidak bisa kerja sendiri. "Pada prinsipnya kami mau bangun hubungan kemitraan. Kami butuh informasi. Kami terbatas dengan peralatan yang ada, sementara area tugas di wilayah Kupang besar. Kami butuh informasi intelegen, mungkin dari pihak pemkot yang laporkan adanya nelayan dari luar Kupang," jelasnya.

Saat ini Bakamla Kupang memiliki sembilan orang personil dan dua armada kapal, salah satunya kapal catamaran dengan lima awak dan satu kapal kecil sejenis perahu karet. Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla) sendirimerupakan badan yang bertugas melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia. Bakamla merupakan lembaga pemerintah nonkementerian yang bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan. Sebelumnya Bakamla adalah lembaga nonstruktural yang bernama Badan Koordinasi Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakorkamla).

27 JANUARI 2016 WALIKOTA TERIMA AUDIENS DARI BAKAMLA 21Badan Keamanan Laut mempunyai tugas melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia. Dalam melaksanakan tugas, Badan Keamanan Laut menyelenggarakan sejumlah fungsi, antara lain; menyusun kebijakan nasional di bidang keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia; menyelenggarakan sistem peringatan dini keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia; melaksanakan penjagaan, pengawasan, pencegahan, dan penindakan pelanggaran hukum di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia; mensinergikan dan memonitor pelaksanaan patroli perairan oleh instansi terkait; memberikan dukungan teknis dan operasional kepada instansi terkait; memberikan bantuan pencarian dan pertolongan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia; dan melaksanakan tugas lain dalam sistem pertahanan nasional.

Dalam melaksanakan tugas dan fungsi, Badan Keamanan Laut berwenang: melakukan pengejaran seketika; memberhentikan, memeriksa, menangkap, membawa, dan menyerahkan kapal ke instansi terkait yang berwenang untuk pelaksanaan proses hukum lebih lanjut; dan mengintegrasikan sistem informasi keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia. (hum@s)

0
0
0
s2sdefault