4 FEBRUARI 2016 WALIKOTA BERKANTOR DI KELURAHAN BATUPLAT 11Kota Kupang (9/02/2016). Di tahun 2016 ini, Pemerintah Kota Kupang menyiapkan 1000 sertifikat tanah gratis bagi keluarga warga Kota Kupang yang tidak mampu. Sertifikat tersebut rencananya akan diserahkan pada bulan September 2016 mendatang bertepatan dengan Hari Pertanahan. Demikian disampaikan Walikota Kupang, Jonas Salean, SH, M.Si saat berkantor di Kelurahan Batuplat, Kamis (5/2).

Menurutnya pemberian sertifikat tersebut bertujuan agar memberi kepastian hak atas tanah yang mereka tempati saat ini. Sertifikat itu juga nantinya bisa digunakan sebagai jaminan ke bank bila ada kebutuhan. Walikota menambahkan biaya perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) akan ditanggung oleh Pemkot Kupang.

Selain sertifikat gratis Pemkot juga menyediakan pemutihan IMB yang dalam bulan Februari ini rencananya harus dituntaskan. Telah dibentuk tim khusus untuk mensukseskan program ini. Kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Kupang dan Dinas Tata Ruang, Walikota minta untuk lebih serius menyelesaikan program ini. Jika ada hambatan atas program yang sudah berlangsung sejak 2014 lalu itu harus segera disampaikan. Program ini dinilai penting karena menyangkut pelayanan publik.

Anggota DPRD Kota Kupang, Amirudin La Oda, SE yang turut hadir pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Kupang yang telah mengeluarkan IMB. Diakuinya program tersebut sangat membantu masyarakat Kota Kupang termasuk di Batuplat. Dia menambahkan banyak janji kampanye yang disampaikan dulu sudah terealisasi lewat program-program pro rakyat yang langsung menyentuh kebutuhan warga.

4 FEBRUARI 2016 WALIKOTA BERKANTOR DI KELURAHAN BATUPLAT 21Pada kesempatan yang sama warga juga mengungkap sejumlah persoalan, mulai dari air bersih, jalan, pengelolaan dana PEM, pengadaan pupuk, listrik dan penerangan jalan serta peningkatan status pustu di Batuplat menjadi puskesmas. Menanggapi hal itu Walikota menyampaikan soal listrik Pemkot telah berkoordinasi dengan PLN dan diakui masih ada pemadaman beberapa waktu ke depan karena masalah teknis di PLN.

Soal pupuk, Walikota menjelaskan, Kota Kupang memiliki distributor dan penjual resmi pupuk yang bertempat di Alak. Dinas Pertanian sudah melakukan survey dan analisa kebutuhan pupuk berdasarkan usulan dari kelompok tani. Terkait puskesmas, Walikota juga mengaku mendukung peningkatan status pustu menjadi puskesmas, agar warga Batuplat tidak perlu dirujuk terlalu jauh hingga Puskesmas Naioni atau Alak.

Mengenai air, Walikota menambahkan salah satu sumber air di Batuplat yakni Air Sagu harus ditata lebih baik sehingga bisa menjadi tempat wisata bagi warga Kota Kupang. "Kadis Pariwisata Kota Kupang, coba lihat air Sagu, meskipun Kabupaten Kupang mengklaim bahwa itu merupakan hak mereka tapi masih berada di wilayah Kota Kupang sehingga kita harus tata air sagu menjadi lebih baik," katanya. (hum@s)

Info Sehat

Pengumuman

Fasilitas

Pijat & SPA

Perbankan

Tempat Bermain Anak

Tempat Fitness

Biliar

Rumah Makan