Sidak Ke Dinas Perhubungan 01Pemerintah Kota Kupang akan menyediakan subsidi bagi angkutan transportasi yang beroperasi di line trayek baru, yang belum terjangkau seperti wilayah Naimata dan Belo. Jalur trayek baru ini akan segera dibuka untuk memenuhi kebutuhan warga di daerah tersebut yang selama ini tidak mendapat akses transportasi umum. Penjelasan tersebut disampaikan Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson Riwu Kore saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Wakil Wali Kota, dr. Hermanus Man di Kantor Dinas Perhubungan Kota Kupang, Selasa (3/10). Dengan subsidi tersebut menurutnya diharapkan angkutan umum yang beroperasi di jalur tersebut tidak takut merugi apabila penumpangnya tidak banyak.

Sidak Ke Dinas Perhubungan 02Kepada para petugas Dinas Perhubungan yang ditemuinya siang itu Wali Kota menyampaikan Dinas Perhubungan memiliki peranan penting dalam pelayanan publik. Menurutnya sebagai pelayan masyarakat para petugas Dinas Perhubungan harus lebih sungguh-sungguh menjalankan tanggung jawabnya membantu polisi menata lalu lintas di Kota Kupang. Tugas lain yang perlu mendapat perhatian serius menurut Wali Kota adalah penataan parkiran. "Tolong awasi jangan sampai ada pungutan liar, biaya parkir yang lebih tinggi dari yang sudah ditetapkan dalam perda oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab," tegasnya.

Penegasan yang sama juga disampaikan oleh Wakil Wali Kota, dr. Hermanus Man yang turut dalam sidak tersebut. "Jangan ada pungli. Sekarang Kota Kupang sudah memiliki saber pungli. Jangan sampai ada salah satu dari anda yang tertangkap tangan karena pungli," tambahnya. Wawali juga mengingatkan kembali tentang pentingnya penataan lalu lintas di sejumlah titik ramai. "Kita bukan polisi, tapi tugas kita adalah membantu polisi melancarkan lalu lintas,"imbaunya.

Sidak Ke Dinas Perhubungan 03Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Hengki Bernabas Atabela Jacob, SAP menjelaskan untuk membantu penataan lalu lintas, Dishub Kota Kupang telah menempatkan para petugas di sejumlah titik ramai di Kota Kupang. Di antaranya adalah depan asrama Yohanium Oeba, depan Dealer Yamaha Oeba, depan RSUD W.Z Johannes, jembatan Liliba, Pasar Kasih Naikoten, SPBU Oepura dan di jalur 40. Di masing-masing titik ditempatkan dua hingga tuga petugas. Sementara menanggapi persoalan parkir liar, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Yogerens Leka,SH menjelaskan pihaknya sudah melakukan penertiban atau razia terhadap para pelaku parkir liar. Sebagian dari mereka sudah bisa diajak bekerja sama dengan dilengkapi identitas yang jelas.

Dalam sidak siang itu, ditemukan 40 orang pegawai di Dishub tidak masuk kantor dengan berbagai alasan. Kepada Kadishub, Wawali minta agar dicatat nama-nama pegawai yang tidak disiplin tersebut untuk ditindak tegas. Pada kesempatan yang sama Wawali juga menegaskan pentingnya menjaga etika dan norma sebagai ASN. Menurutnya belum lama ini ada sms yang melaporkan tentang tindak asusila oknum ASN tertentu. Tentang persoalan tersebut Wawali memastikan akan memberikan sanksi berat bagi siapa saja ASN yang ketahuan bermasalah. Bahkan sanksinya bisa dipecat.(Him@s)

0
0
0
s2sdefault