WALI KOTA KUPANG MEMBUKA KEGIATAN PELATIHAN KOMPETENSI 01Wali Kota Kupang Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH membuka dengan resmi Kegiatan Pelatihan Kompetensi Kepala Sekolah Tingkat SD dan SMP Se-Kota Kupang Tahun 2017 di Aula SMK Negeri 3 Kota Kupang, Jalan S. K. Lerik, Senin (13/11/2017), Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Para Kepala Sekolah SD dan SMP se-Kota Kupang.

 

Drs. Yohan Fora selaku ketua panitia dalam laporannya menyampaikan kepala sekolah adalah tokoh sentral dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, keberhasilan Kepala Sekolah dalam peningkatan kualitas pendidikan dilembaga yang dipimpinnya tidak terlepas dari kemampuan kompetensi, untuk itu tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah.

 

“Kegiatan ini di ikuti sebanyak 50 kepala sekolah negeri dan swasta tingkat SD, SMP Se-Kota Kupang, yang akan dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 13 Nopember sampai 15 Nopember 2017,”tambahnya.

 

Wali Kota Kupang dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan WALI KOTA KUPANG MEMBUKA KEGIATAN PELATIHAN KOMPETENSI 02strategis yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang yang telah meluangkan waktu dan kesempatan bersama-sama para nara sumber membagi pengetahuan dan informasi penting tentang pentingnya kompetensi bagi para kepala sekolah SD dan SMP  dalam menjalankan tugasnya sebagai pimpinan tertinggi dan penanggung jawab utama pengelolaan pendidikan di sekolah masing-masing.

 

“Para kepala sekolah harus mampu menjabarkan unsur-unsur kepemimpinan dalam lingkup tugas dan tanggungjawab yang diemban yakni sebagai Edukator, Motivator, Administrator dan Supervisor sekaligus menampilkan sosok sebagai Leader, Inovator dan manejer sehingga seluruh kekuatan, potensi dan Sumber Daya Sekolah dapat terkelola secara baik,”Ujarnya.  


“Disamping itu perlu menampilkan Keteladanan sebagai salah satu bentuk dorongan bagi para siswa untuk berprestasi, karena dengan tenaga pendidik yang Rajin, Jujur dan Peduli akan memberikan teladan yang positif bagi siswa. “Demikian juga dengan masalah Disiplin, bila guru masuk keluar sekolah tepat waktu, maka hal ini akan mendorong para murid untuk mendisiplinkan dirinya saat bersekolah,” tambahnya. (Hum@s)

0
0
0
s2sdefault