camat oebobo 1

 

DASAR PEMBENTUKAN KELURAHAN/SEJARAH

Oe, artinya air, bobo artinya bau, jadi oebobo artinya air yang beraroma tidak sedap (bau). nama Kecamatan Oebobo di temukan oleh temukung AMABI AMTARA dan temukung SOLEMAN DEA pada tahun 1941 pada saat meraka sedang duduk bermusyawarah dibawah pohon berungun dan pohon kekak bersama dengan tetua adat, pada saat itu mereka sedang mengais dedaun  dan mereka menemukan kelembaban kemudian mereka terus mengais sampai mereka menemukan air yang muncul dari dalam tanah yang mengeluarkan aroma yang tidak sedap (bau) sehingga disebut Oebobo.

Kecamatan Oebobo dibentuk pada tahun1985 dengan UU Nomor 84 tahun 1968 propinsi sunda kecil dihapus dan dibentuklah 3 darah swantara yaitu:Daerah Swantara Tingkat I Bali, Daerah swantara tingkat II Nusa Tengara Barat, daerah swantara III Nusah Tenggara Timur.Pada Tahun 1958 dengan di tetapkan UU No .69 tentang Pembentukan Daerah tingkat II(Kabupaten)antara lain: kabupaten kupang. Dengan surat keputusan  gubernur Kdh. Tingkat I Nusa Tenggara timur N0. 17 tahun1969 tanggal 12 mei 1969  dibentuk sebush wilayah kecamatan yakni KECAMATAN KOTA KUPANG.

Kecamatan Kota Kupang  mengalami perkembangan yang pesat dari tahun ke tahun pada tahun 1978 yang peresmianya dilakukan pada tanggal 18 september 1978 dan kota administrativ kupang terdiri dari dua kecamatan yaitu: Kecamatan Kupang Selatan dan kecamatan kupang utara.

Kecamatan Kupang Selatan terdiri dari 12 desa yaitu:

  1. Desa Oebobo,
  2. Desa Fontein,
  3. Desa Kuanino,
  4. Desa Airnona,
  5. Desa Bakunase,
  6. Desa Oepura,
  7. Desa Naikoten I,
  8. Desa Naikoten II,
  9. Desa Air Mata,
  10. Desa Mantasi,
  11. Desa Manutapen

Perkembangan Kota adminitrarive Kupang sangat pesat selama ± 18 tahun, dumana kedudukan kota administratif kupang sebagai ibu kota propinsi nusa tenggara timur  di tuntut untuk mningkatkan daya guna dan hasil guna  dalam penyelenggaraan pemerintah, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan,maka kota administrativ kupang disusun sebagai kota madia  daerah tingkat II kupang yang ditetapkan dalam UU No. 5 thn 1966, tentang pembentukan  kota madya Daerah tingkat II kupang, sekarang disebut kota kupang, terdiri dari 4 Kecamatan yaitu:

  1. Kecamatan Oebobo,
  2. Kecamatan Maulafa,
  3. Kecamatan Kelapa lima,
  4. Kecamatan Alak

Kecamatan Oebobo terdiri dari beberapa kelurahan yaitu:

  1. Kelurahan Liliba
  2. Kelurahan Oebufu
  3. Kelurahan Oetete
  4. Kelurahan Oebobo
  5. Kelurahan Fatululi
  6. Kelurahan Kayu Putih
  7. Kelurahan Tuak Daun Merah
  8. Kelurahan Naikoten I
  9. Kelurahan Naikoten Ii
  10. Kelurahan Airnona
  11. Kelurahan Bakunase
  12. Kelurahan Nunleu
  13. Kelurahan Kuanino
  14. Kelurahan Fontein

Secara khusus nama-nama yang telah menjadi camat sejak terbentuknya kecamatan kota kupang, kupang selatan sampai kecamatan oebobo sebagai berikut

  1. Bapak Drs. Tjandra Hasin
  2. Bapak Drs.St.Lapudoo
  3. Bapak Drs.James Herewila
  4. Bapak Drs.Ruben Isaac
  5. Bapak Welem Bire,BA
  6. Bapak Drs. Agustinus Harapan
  7. Bapak Yesri W.Messakh,SE
  8. Bapak Benyamin Thene,SH
  9. Bapak Drs.Dumuliahi Djami
  10. Bapak Drs. R.A.Ludji Nguru, Msi
  11. Ibu W.Walburga,BA

LUAS WILAYAH

Kecamatan Oebobo memiliki luas wilayah sebesar 1.411 Ha atau 14,22 KM2

BATAS WILAYAH

Batas wilayah Kecamatan Oebobo adalah sebagai berikut :

  • Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Kelapa Lima dan Kecamatan Kota Lama
  • Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Maulafa
  • Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Kelapa Lima dan Kecamatan Maulafa
  • Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Kota Raja

JUMLAH KEPALA KELUARGA

Jumlah Kepala Keluarga di Kecamatan Oebobo keadaan sampai dengan Juli 2015 adalah 15.139 KK.

JUMLAH RT/RW

Jumlah RT/RW Kecamatan Oebobo keadaan sampai dengan Juli 2015 adalah 277 RT dan 76 RW.

Download Filenya Disini: JUMLAH PENDUDUK KECAMATAN OEBOBO

Sumber: Kecamatan Oebobo Kota Kupang

Fasilitas

Pijat & SPA

Perbankan

Tempat Bermain Anak

Tempat Fitness

Biliar

Rumah Makan