0

Newsflash

Home arrow Statistik arrow Kesehatan
Kesehatan Cetak E-mail
Thursday, 29 November 2007
2.5.    STATUS GIZI MASYARAKAT
Pemantauan Status Gizi Masyarakat diarahkan kepada kelompok Balita dan Ibu Hamil. Upaya Peningkatan Status Gizi Masyarakat di Kota Kupang masih dititik beratkan pada penanggulangan balita gizi buruk. Di samping itu umumnya masyarakat masih menghadapi masalah kekurangan gizi lainnya yaitu kekurangan vitamin A dan Anemia Gizi Besi.
☺    Status Gizi Balita
Berdasarkan hasil Pemantauan Status Gizi yang dilaksanakan tahun 2007, terdapat 4,00 % anak balita menderita gizi buruk, 20,81 % Gizi Kurang, 75,19 % Gizi Baik. Status gizi anak dapat dilihat pada grafik berikut ini.
Image
Gizi merupakan salah satu penentu kualitas sumber daya manusia. Kurang gizi akan menyebabkan kegagalan pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan, menurunkan produktivitas, menurunkan daya tahan, meningkatkan kesakitan dan kematian.
Masalah gizi dipengaruhi oleh banyak faktor saling mempengaruhi secara komplek. Ditingkat rumah tangga keadaan gizi dipengaruhi oleh kemampuan rumah tangga, menyediakan pangan dalam jumlah dan jenis yang cukup, asupan gizi ibu dan anak yang dipengaruhi oleh faktor pendidikan dan perilaku, serta keadaan kesehatan anggota rumah tangga. Oleh karena itu penanganan masalah gizi memerlukan pendekatan yang terpadu, yang mengarah pada pemberdayaan ekonomi keluarga, peningkatan kemampuan dan ketrampilan asuhan gizi keluarga serta peningkatan cakupan dan kualitas pelayanan kesehatan.
Namun saat ini gizi buruk merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Kota Kupang. Permasalahan gizi buruk yang terjadi di Kota Kupang pada setiap tahun sangat bervariasi yaitu tahun 2004 berjumlah  411 kasus (1.89%), pada tahun 2005 berjumlah 371 kasus (1.88%), tahun 2006 berjumlah 1.552 kasus (6,99 %) dan tahun 2007 berjumlah 514 kasus (4,00 %). Dari hasil supervisi Dinas Kesehatan kebeberapa wilayah di Kota Kupang, tingginya kasus gizi buruk tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya faktor kemiskinan berkaitan dengan ketersediaan pangan, faktor perilaku dimana  banyak bayi diberikan makanan pendamping ASI sebelum waktunya, pola asuh yang salah, pemberian ASI yang rendah (cakupan ASI ekslusif hanya 45,16%). Disamping itu juga dipengaruhi oleh kesadaran keluarga untuk memantau status gizi dengan berpartisipasi di Posyandu yang kurang. Serta dipengaruhi oleh penyakit infeksi seperti penyakit diare, malaria, ISPA dan TB yang dapat mempengaruhi status gizi.
☺    Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY)
Sesuai hasil penelitian Tahun 2000, Kota Kupang masuk dalam kategori daerah Non Endemis. Untuk itu Angka Gangguan Akibat Kekurangan Yodium di Kota Kupang tidak dapat diperoleh, karena tidak ada kegiatan pencarian data GAKY maupun monitoring garam di masyarakat pada tahun 2004. Tetapi data pada tahun 2003, menunjukkan baru 66,4% masyarakat mengkonsumsi garam beryodium. Ini berarti ada sekitar 33,6% masyarakat yang terancam GAKY.
☺    Anemia Gizi Besi
Anemia ibu hamil selain meningkatkan resiko kecacatan dan kematian pada bayi juga bertanggung jawab terhadap 20 % kematian ibu sewaktu melahirkan. Dari hasil pemeriksaan Hb ibu hamil tahun 2007 didapat 346 ibu hamil (4,1 %) bumil di Kota Kupang mempunyai Hb di bawah 11 gr %. Adapun imtervensinya adalah dengan pemberian Tablet Fe yang diberikan di tempat – tempat pelayanan kesehatan termasuk Posyandu secara gratis.
☺    Gangguan Kekurangan Vitamin A ( KVA )

Prevalensi Kurang Vitamin A di Kota Kupang belum diketahui secara pasti, tetapi berdasarkan hasil survey yang dilakukan secara nasional di 15 propinsi termasuk propinsi NTT menunjukkan bahwa 50,2 % anak yang di survey mempunyai kadar serum vitamin A dalam darah kurang dari standart kecukupan 20 µg / dl. Hal ini merupakan gejala dini kekurangan vitamin A, kekurangan vitamin A selain menyebabkan kebutaan juga menyebabkan berkurangnya daya tahan tubuh. Dengan demikian anak – anak akan mudah terserang penyakit infeksi seperti campak dan diare. Adapun imtervensinya adalah dengan pemberian Kapsul Vitamin A yang diberikan di tempat – tempat pelayanan kesehatan termasuk Posyandu secara gratis.

disusun tanggal 17pebruari 2008

oleh : tim tek, tim sikda dan tim perencana dinkes kota kupang


 



 
Free Joomla Templates