Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, S.E., M.Si pagi ini, Senin (19/9) memimpin Apel Kesadaran Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang. Apel diikuti oleh para staf ahli Wali Kota, Asisten Sekda, Pimpinan Perangkat Daerah, Direktur RSUD dan Perusahaan Daerah lainnya, Camat, Lurah serta para ASN dan PTT lingkup Pemkot Kupang bertempat di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Kupang.

Dalam sambutan Penjabat Wali Kota yang dibacakannya, Sekretaris Daerah menekankan agar seluruh jajaran dan pegawai Pemkot agar ikut bersinergi mendukung percepatan perubahan Kota Kupang menjadi salah satu kota terbersih di Indonesia.

Dalam arahannya, Sekda juga mengimbau agar seluruh anggota KORPRI dapat menghayati dan mengamalkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau golongan, serta memberikan pelayanan terbaik serta profesional kepada seluruh komponen masyarakat tanpa memandang suku, agama dan ras tertentu. Untuk itu, ia mengajak seluruh jajaran agar meningkatkan disiplin dan etos kerja, serta lebih kreatif dan inovatif dalam melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawabnya sebagai anggota KORPRI.

“Pemerintah Kota Kupang berkomitmen membebaskan Kota Kupang dari masalah sampah melalui kerjasama kolaboratif melibatkan pentaheliks seperti akademisi, pelaku usaha, media dan komunitas-komunitas masyarakat demi mewujudkan Kota Kupang sebagai salah satu kota terbersih di Indonesia dalam waktu 1 tahun”, jelas Sekda.

Lebih lanjut dikatakannya, Penjabat Walikota Kupang telah meminta dukungan dari sejumlah pimpinan perbankan untuk mendukung upaya penanganan sampah di Kota Kupang yang dapat diwujudkan melalui bantuan Coorporate Social Responsibility (CSR).

Penjabat Wali Kota Kupang bersama jajaran selama 2 minggu ini telah melakukan kunjungan ke 8 Kelurahan guna mendengarkan keluhan serta aspirasi masyarakat secara langsung. Sekda berharap perangkat daerah terkait yang ikut serta segera menindaklanjuti masukan serta keluhan dari masyarakat.

Sekda dalam arahannya juga mengingatkan jajaran Pemkot tentang penanganan stunting di Kota Kupang yang juga menjadi perhatian Pemerintah Provinsi dan pusat. Sekda menyebutkan bahwa untuk penanganan stunting Penjabat Wali Kota sendiri telah meminta dukungan organisasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) untuk turut terlibat membantu menekan angka prevalensi stunting di kelurahan, melalui sosialisasi dan pelayanan medis sekaligus untuk mengedukasi masyarakat tentang stunting. Jika kolaborasi itu dapat diwujudkan maka diharapkan dalam kurun waktu 2 tahun angka stunting di Kota Kupang dapat ditekan.

Menyoal kebersihan lingkungan yang tengah digalakkan, Sekda mengatakan Penjabat Wali Kota Kupang beberapa waktu lalu telah mencanangkan lomba kebersihan di tingkat PAUD, SD, SMP, OPD dan Kelurahan serta Kecamatan untuk menjaga konsistensi seluruh komponen Pemkot Kupang untuk memberi contoh dan memotivasi masyarakat ikut menjaga dan melestarikan kebersihan lingkungan di Kota Kupang. *PKP_feb/nt*

Rilis dari Bagian Prokompim Setda Kota Kupang

Leave a Reply

Your email address will not be published.