Foto:PKP_eh

Sejumlah Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi di Kota Kupang mengapresiasi terobosan Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, SH, yang melibatkan perguruan tinggi dalam proses pembangunan di Kota Kupang. Apresiasi tersebut disampaikan dalam pertemuan Penjabat Wali Kota bersama para Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi yang ada di Kota Kupang di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Jumat (13/1). Hadir dalam pertemuan tersebut, Rektor Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Dr. Ayub Urbanus Imanuel Meko, M.Si, Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Zainur Wula, M.Si, Direktur Politeknik Negeri Kupang, Frans Mangngi, S.T, M.Eng, Direktur Politani Negeri Kupang, Johanis A. Jeremias, S.Pt.,M.Sc, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UPG 45, Yonathan Uly Riwukaho,SP, M.Si serta Wakil Direktur Poltek Kelautan dan Perikanan Kupang, Dr.Yesaya Mau. Turut mendampingi Penjabat Wali Kota, para Asisten Sekda Kota Kupang, Staf Ahli Wali Kota Kupang, Staf Khusus Wali Kota Kupang serta sejumlah pimpinan perangkat daerah lingkup Kota Kupang.

Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Zainur Wula, M.Si, mengakui pertemuan yang menghadirkan para rektor dan petinggi perguruan tinggi semacam ini baru pertama kali terjadi di Kota Kupang. Mereka mengaku bangga dan merasa dihargai oleh Pemkot Kupang karena sudah mengundang mereka untuk terlibat dalam proses pembangunan di Kota Kupang. Menurutnya Universitas Muhammadiyah Kupang siap memberikan dukungan penuh, dengan mengerahkan seluruh mahasiswa dan dosen sesuai bidang ilmu yang ada di kampus tersebut.

Apresiasi juga disampaikan oleh Direktur Politeknik Negeri Kupang, Frans Mangngi, S.T, M.Eng. Menurutnya momen seperti ini sudah mereka tunggu selama ini. Penjabat Wali Kota Kupang sudah membuka jalan, pihaknya siap menyambut tawaran kerja sama tersebut. Lebih lanjut dikatakan saat ini pihaknya sudah mulai menerapkan metode pembelajaran Problem Based Learning, yang mendorong mahasiswa menemukan masalah di lapangan lalu berupaya mencari solusinya. Sejak tahun lalu fokus pengabdian masyarakat Poltek Negeri Kupang difokuskan di Kota Kupang. Dia berharap dengan kerja sama ini Poltek Negeri Kupang bisa berkontribusi untuk kemajuan pembangunan Kota Kupang.

Hal senada juga disampaikan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UPG 45, Yonathan Uly Riwukaho,SP, M.Si. Menurutnya baru kali ini perguruan tinggi diajak untuk terlibat dalam proses pembangunan di Kota Kupang, padahal hasil kajian dan riset terhadap berbagai persoalan di daerah ini ada di kampus-kampus, yang bisa dijadikan acuan untuk merancang program kerja pemerintah. Pihak kelurahan diminta untuk data mikro yang akurat,yang dibutuhkan untuk memetakan persoalan, sehingga mereka bisa tahu apa yang mau dibuat.

Sementara itu, Rektor Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Dr. Ayub Urbanus Imanuel Meko, M.Si, mengemukakan sebagai kota jasa, Kota Kupang perlu melakukan pemberdayaan masyarakat untuk mampu menghasilkan sesuatu yang bernilai ekonomis di masing-masing rumah tangga. UKAW Kupang siap memberikan dukungan dan pendampingan kepada masyarakat terutama di wilayah Kelurahan Oesapa dan Oesapa Barat yang dekat dengan kampus tersebut.

Wakil Direktur Poltek Kelautan dan Perikanan Kupang, Dr.Yesaya Mau juga menyambut antusias tawaran kerja sama Pemkot Kupang. Pihaknya siap mendukung upaya Pemkot Kupang terutama di bidang yang berkaitan dengan bidang ilmu di kampus mereka yakni kelautan dan perikanan. Poltek Kelautan dan Perikanan Kupang siap memberikan pendampingan kepada masyarakat Kota Kupang agar dapat mengembangkan budidaya ikan air tawar dengan teknologi sederhana, budidaya udang, pengolahan rumput laut serta pembuatan abon ikan yang berkualitas.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Politani Negeri Kupang, Johanis A. Jeremias, S.Pt.,M.Sc,, juga mengapresiasi langkah yang diambil Penjabat Wali Kota Kupang untuk berkolaborasi dengan perguruan tinggi yang ada di Kota Kupang. Diakuinya sebelumnya bersama jajarannya di Politani, mereka ingin meminta waktu bertemu dengan Penjabat Wali Kota guna membahas peluang kerja sama yang bisa mereka lakukan untuk Kota Kupang. Namun ternyata Penjabat Wali Kota sudah selangkah lebih cepat dengan mengundang mereka untuk berdiskusi tentang peluang tersebut.

Johanis juga mengapresiasi program urban farming yang digagas Penjabat Wali Kota untuk pemanfaatan lahan kosong yang ada di Kota Kupang. Menurutnya program tersebut merupakan langkah yang tepat, selain untuk pengendalian inflasi, dengan urban farming masyarakat Kota Kupang bisa hidup dengan usahanya sendiri. Politani Kupang siap memberikan dukungan dan pendampingan kepada masyarakat untuk menyukseskan program ini.

Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, SH mengakui dengan melibatkan perguruan tinggi dia ingin menggunakan pola pendekatan pembangunan yang berbeda. Kolaborasi dengan semua perguruan tinggi diyakininya akan mengubah mindset, perencanaan hingga dampak ikutan dengan warna yang berbeda dari program kerja pemerintah. Kerja sama yang dimaksudnya adalah melalui program merdeka belajar, masing-masing perguruan tinggi bisa mengawal beberapa kelurahan untuk menggali potensi serta menemukan solusi untuk persoalan yang dihadapi dengan mengusung tagline atau moto dari perguruan tinggi masing-masing. Pendampingan diharapkan berlangsung selama 3 tahun.

Kolaborasi hexahelix ini diyakininya akan mengubah pola pembangunan dan hasil riset perguruan tinggi diharapkan dapat menghasilkan temuan teknologi baru yang memberi warna dan kemajuan yang luar biasa bagi Kota Kupang. Sehari sebelumnya Pemkot Kupang juga sudah melakukan pertemuan dengan Undana Kupang dan sudah disepakati kerja sama untuk melakukan uji coba di dua kelurahan, yakni Kelurahan Bakunase dan Kelurahan Sikumana. Rencananya program kerja sama tersebut akan di launching pada minggu kedua bulan Februari mendatang. *PKP_ans/nt*

Rilis dari Bagian Prokompim Setda Kota Kupang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *